Wednesday, February 28, 2018

Gereja Berusia 100 Tahun di New York Dikonversi Menjadi Masjid


Gereja yang telah berusia 100 tahun lamanya ini dikonversi menjadi masjid. Gereja ini dulunya bernama Holy Trinity Church dan berlokasi di kota Syracuse, negara bagian New York, Amerika Serikat.

Gereja ini dibangun oleh para imigran Jerman dan Italia di awal abad ke-20. Bangunan gereja ini dijual karena terjadinya perubahan demografik yang cukup signifikan di wilayah tersebut .

Bangunan ini sebelumnya ditawar dengan harga 3 kali lebih tinggi untuk dijadikan sebuah bar. Namun pimpinan gereja menolak. Dia memilih menjualnya kepada komunitas Muslim walaupun dengan harga yang rendah. Katanya, agar Tuhan tetap disembah dan diibadahi di bangunan tersebut .

Tanda salib seberat 270an kilogram kemudian dilepas dan diganti dengan simbol bulan sabit. Lukisan-lukisan gereja yang ada di dinding juga ditutup dan digambar ulang dengan dekorasi Islami. Bangku-bangku dikeluarkan dan lantainya ditutupi dengan karpet sajadah.

Masjid kemudian diberi nama Masjid Isa ibn Maryam atau Mosque of Jesus Son of Mary. Pada dindingnya dipasang kaligrafi Al-Qur'an surah Az-Zumar: 53. "Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang".

Sumber: Facebook Cordova Media

Video Gereja di New York Yang di Convert Menjadi Masjid




Tambahan dari para pejalan. Berita ini bisa bisa menjadi kabar baik bagi Umat islam, karna tidak hanya di Amerika, ternyata di negara-negara Eropa kejadian serupa juga sering ditemukan. Agama islam terus berkembang ditengah gempuran zaman yang menjadikan manusia merasa tidak mebutuhkan lagi tuntunan Agama.


EmoticonEmoticon